Lukisan Mahal?
Minggu, 12 April 2020
by lele
Halo! Di entri kali ini, saya akan menggunakan bahasa formal. Haha. Mungkin akan sedikit aneh membaca entri saya kali ini dengan Bahasa Indonesia yang begitu formal. Hm, saya ingin menyesuaikan dengan apa yang akan saya bahas kali ini. Sebetulnya konten entri kali ini adalah sebuah jawaban Quora. Saya ingin membagikan sedikit opini saya mengenai beberapa hal untuk sekarang ini. Haha, supaya isinya tidak cerita hidup saja! Oke, langsung mulai saja.
Apa yang membuat suatu lukisan menjadi mahal?
Saya yakin semua orang pasti pernah menemui lukisan yang harganya bahkan lebih mahal dari ponsel pintar, dengan gaya lukisan yang realis, ataupun sekedar garis-garis abstrak yang sulit dipahami, namun harga dari lukisan membuat siapapun melongo gila.
Berdasarkan apa yang saya dengar dan pahami dari materi perkuliahan, seni itu bebas, indah, dan rumit pula. Lalu apa hubungannya? Seni yang bebas membuat siapa saja memiliki kehendak apapun untuk membuat atau menciptakan sesuatu. Dengan latar belakang yang beragam. Mulai dari karena emosi yang ingin dicurahkan, rasa bosan, motivasi, inspirasi, dan banyak lagi. Tak mungkin apabila seseorang menciptakan sesuatu tanpa alasan yang jelas.
Begitu pula seorang seniman dalam menciptakan suatu karya. Ia pasti memiliki maksud dari karya yang diciptakannya. Atau yang biasa kita kenal 'esensi'. Esensi inilah yang menjadi kunci dari 'mengapa lukisan bisa mahal'. Esensi yang dituangkan oleh para seniman pada lukisan-lukisan mereka, yang mana esensi tersebut hanya bisa dipahami oleh mereka sendiri dan dijelaskan oleh mereka sendiri. Esensi, makna, arti yang indah bagi seseorang ketika mendengarnya, membuat seseorang rela untuk menguras dompet hingga jutaan atau bahkan miliaran rupiah untuk membeli lukisan dari seorang seniman.
Apakah Anda tahu Joan Miro? Jika tidak tahu, saya akan menceritakan sekilas mengenai Beliau. Beliau adalah seorang seniman lukis, patung, dan juga pengerajin keramik. Anda tahu bagaimanakah lukisannya? Mari kita amati lukisan Bapak Joan Miro ini.
Anda bisa menilai sendiri bagaimana lukisan Joan Miro. Harga dari lukisan tersebut adalah 2 juta dollar. Anda terkejut? Saya sih tidak, hihi. Jika Anda masih terheran dengan lukisan yang harganya selangit tersebut, sekali lagi saya tegaskan. Yang mahal dari karya ialah esensi, atau arti, atau makna.
Sebelumnya saya juga mempelajari tentang seorang seniman yang lukisannya sangat simpel dan terkesan 'sampah' di diskusi seminggu yang lalu. Saya lupa siapa nama seniman tersebut, namun yang paling saya ingat adalah ia mampu menjual karyanya hingga miliaran. Padahal lukisannya tidak seindah lukisan Pablo Picasso. Dan lukisan bapak seniman tersebut benar-benar hanya garis, namun ia mampu menjual karyanya hingga miliaran. Namun yang mahal ialah, sekali lagi, makna atau esensi dari karya yang membuat orang tertarik atau terpana oleh makna tersebut, hingga rela merogoh sakunya hingga miliaran.
Itulah yang bisa saya jawab, jika ada koreksi atau tambahan, silahkan menambahkan di kolom komentar!