Barista Mau Kopi Mama

Kamis, 19 Februari 2026 by lele

Dua kaki, lima kali langkah. Oh, tampaknya dia pusing. Tak lanjut lima kali langkah lagi, padahal ruangan kecilnya tinggal sejengkal kaki genderuwo. Ia justru bermalam bersama mesin kopi dan sebiji-bijinya. Tinggal dua jam, ia mesti berangkat ngantor lagi. Tapi akal-akal kacaunya mengantri untuk dipikir sampai botak, walau kepalanya sudah botak licin. Aneh, dia batin. Jadi bodoh mungkin seru, karena tidak tau apa yang lagi terjadi. Sementara ia banyak mendengar hal kurang bagus, energinya mulai minus. Botaknya yang licin melorot dari bantal. Sambil menangis. 

“Mama, aku mau kopi.” Hix

Tags story